5 Hal Dasar Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Saham

Hal Dasar yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Saham memulai investasi saham, mulai investasi saham, investasi saham, saham
Sumber gambar: Wikipedia

Investasi adalah salah satu cara untuk melawan inflasi yang terus menanjak. Dengan adanya investasi yang tepat, anda bisa mengalahkan kenaikan inflasi, dan kekayaan anda bisa meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Instrumen investasi yang dapat anda pilih juga bermacam-macam. Ada instrumen investasi saham, properti, obligasi, dan berbagai jenis investasi lainnya.

Pada artikel ini, kita akan membahas instrumen investasi saham. Investasi pada saham tergolong menarik karena imbal hasilnya yang terbukti cukup besar jika dilakukan pada jangka waktu panjang, bisa dibeli dengan modal yang tidak besar, dan bisa dicairkan dengan mudah. Tetapi sebelum anda memulai investasi, sebaiknya anda mempelajari dulu beberapa aspek tentang sarana investasi tersebut bukan?

Berikut kami tulis 5 Hal Dasar yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Saham.

 

1. pahami teori dasar tentang saham

Saham adalah satuan nilai yang mengacu pada kepemilikan sebuah perusahaan. Membeli saham, berarti membeli sebagian dari perusahaan. Jika anda membeli saham bank BCA, berarti anda menjadi pemilik sebagian dari bank BCA, walaupun mungkin jumlahnya tidak besar.

Saham adalah sarana investasi atau sarana bisnis, dibalik sebuah saham ada perusahaan. Butuh waktu bagi perusahaan untuk mencatat pertumbuhan, begitu juga dengan harga sahamnya.

Untuk pembelajaran lebih lanjut tentang cara beli, analisa tingkat dasar, dan FAQ, silahkan baca panduan kecil yang telah kami buat. (Baca: Panduan Investasi Saham Untuk Pemula).

 

2. cara memperoleh keuntungan dari saham

Ada beberapa jalan untuk memperoleh keuntungan dari saham:

  • Capital Gain
    Capital gain adalah keuntungan yang anda dapatkan dari selisih antara harga jual dan beli saham. Contoh, anda membeli saham XYZ 1000 lembar dengan harga 100 rupiah, lalu menjualnya dengan harga 110 rupiah. Dari contoh ini, anda mendapat capital gain sebesar 10 ribu rupiah.

 

  • Dividen
    Dividen adalah pembagian hasil keuntungan dari perusahaan yang diberikan kepada para pemegang saham. Perusahaan yang memberi dividen biasanya adalah perusahaan yang sudah cukup matang. Perusahaan yang sedang ingin berkembang dengan cepat seringkali tidak memberi dividen. (Baca: jenis dan pengertian dividen)

 

  • Short Selling
    Short selling adalah menjual dahulu saham yang belum anda miliki, lalu membeli kembali saham tersebut dengan harga yang lebih murah nantinya. Anda akan mendapat keuntungan dari selisih antara harga jual dan beli saham, mirip seperti capital gain. Hanya saja, disini anda mendapat keuntungan dari penurunan harga saham. Saham yang belum anda punya akan dipinjamkan oleh pihak broker/sekuritas. Praktik short selling sampai sekarang masih dilarang di Indonesia, dan seandainya bisa dilakukan pun, kami sarankan investor yang masih pemula untuk tidak melakukannya. (Baca: risiko short selling)

 

3. jangan langsung percaya pada rumor dan rekomendasi yang beredar

Ada banyak sekali rumor yang beredar pada era informasi sekarang ini. Jika anda bergabung dengan grup-grup saham yang ada di aplikasi whatsapp/telegram (Baca: 4 aplikasi smartphone yang wajib dimiliki trader saham), anda akan sering melihat rumor dan rekomendasi saham di setiap hari.

Jangan langsung termakan dengan rumor dan rekomendasi, karena bisa saja ada kepentingan pribadi yang terselubung di dalam rumor atau rekomendasi itu. Bila anda ingin mendapat berita dan rekomendasi, carilah sumber yang memang kredibel dan terpercaya.

 

4. perlakukan rekomendasi sebagai alat bantu, bukan perintah beli/jual

Setelah anda mendapat sumber rekomendasi yang terpercaya, anda bisa melihat dan memperhatikan rekomendasi yang diberikan kepada anda. Pelajari kenapa rekomendasi itu diberikan oleh sang analis. Setelah beberapa lama, anda harus bisa menilai sendiri saham mana yang boleh anda beli, dan risikonya seperti apa.

Jangan hanya mengikuti rekomendasi saja terus-menerus. Walaupun saham yang dibeli sama, dengan rencana dan psikologi yang berbeda, akan membuat hasil yang berbeda juga.

 

5. disiplin

Sebelum anda melakukan aksi beli saham, sebaiknya anda membuat rencana terkait tentang pembelian saham tersebut. Misalnya anda hanya ingin trading jangka pendek, tentukan titik masuk yang tidak jauh dari support, dan apabila titik cut loss tercapai, harus langsung di cut loss.

Apabila anda berniat investasi jangka panjang dengan cara dollar cost averaging (cicil menabung perbulan), maka pastikan anda melakukan hal tersebut tanpa absen.

 

Sekian pembahasan kami tentang 5 Hal Dasar yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Saham.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.