ANZ minta bantuan Morgan Stanley menjual saham Bank Panin (PNBN)

JAKARTA,27/09-PERLAMBATAN LABA BANK. Warga melakukan transaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (atm) di pusat perbelanjaan di Jakarta, Minggu (27/09). Perlambatan pertumbuhan kredit akibat dari kondisi ekonomi global dan nasional mulai memberikan dampak. Salah satunya, perolehan laba bank yang menciut hingga 10,4%, yaitu dari Rp 65,958 triliun per Juli 2014 lalu menjadi hanya Rp 59,069 triliun pada periode yang sama tahun ini. KONTAN/Fransiskus Simbolon/27/09/2015

 

JAKARTA — Rumor divestasi Australia & New Zealand Banking Group Ltd. (ANZ) atas saham PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin (PNBN) makin terang. Bahkan, divestasi itu sudah mulai direalisasi.

“ANZ menyewa jasa Morgan Stanley untuk membantu divestasi itu,” ujar seorang sumber yang mengetahui transaksi ini seperti dilansir dari¬†Bloomberg, Rabu (19/9).

ANZ memiliki 38,8% saham PNBN. Nilainya sekitar US$ 553 juta atau setara sekitar Rp 8,23 triliun.

Sejatinya, sudah sejak lama ANZ ingin keluar dari PNBN. Beberapa pembicaraan dengan calon investor strategis juga sempat beberapa kali dilakukan.

Namun, pembicaraan tersebut tidak menemukan titik temu. “Sekarang, ANZ kembali mengukur minat para calon investor strategis,” imbuh sumber tersebut.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) disebut-sebut sebagai calon investor strategis. Namun, manajemen BCA sudah menampik bakal mengakuisisi PNBN melalui saham divestasi ANZ.

Di kesempatan berbeda, Presiden Direktur PNBN Herwidayatmo bilang, rencana divestasi itu merupakan bagian dari bisnis ANZ. Sehingga, dia belum menerima informasi terkait hal itu sedikit pun.

“Kami juga belum menerima ajakan untuk melakukan¬†due dilligence,” imbuhnya.

Rumor dilepasnya PNBN oleh ANZ membuat kelincahan saham perusahaan kembali berlanjut. Sore kemarin, saham PNBN lompat 40 poin atau setara 4,55% ke level Rp 920 per saham.

 

Sumber:

https://investasi.kontan.co.id/news/anz-minta-bantuan-morgan-stanley-menjual-saham-bank-panin-pnbn

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.