Jaring dana dari pasar modal, IKAI targetkan laba naik 99%

IKAI andalkan keramik impor di tahun 2018 ini

 

Jakarta — Beberapa emiten bersiap menjaring dana dari pasar modal. Salah satunya, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) yang akan menambah modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Usai aksi korporasi ini, IKAI berharap bisa menjaring laba periode berjalan Rp 129 miliar atau naik 99% dari akhir tahun 2017. 

“Kami juga berharap dalam transaksi ini kami akan memperoleh peningkatan pendapatan dan margin laba. Selain itu, dengan bertambahnya lini usaha dengan segmen usaha yang berbeda akan memberikan hasil yang maksimal yakni mampu meningkatkan investasi aset yang berkualitas, meningkatkan portofolio bisnis perhotelan,” kata Sekretaris Perusahaan IKAI Winda Yohana Marieska, akhir pekan lalu.

Emiten produsen dan perdagangan keramik ini akan melepas sebanyak-banyaknya 3,86 miliar saham pada pertengahan November 2018. IKAI akan melakukan rights issue dalam skema Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan harga penawaran Rp 120 per saham.

Dengan harga penawaran tersebut, maka Intikeramik Alamasri berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp 463 miliar. Menurut dia, saat ini pihaknya masih menunggu konfirmasi dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

“Sesuai dengan agenda yang telah kami rancang, bila pihak OJK telah memberikan konfirmasi, maka perkiraan di pertengahan November akan dilakukan aksi korporasi berbentuk HMETD,” kata dia.

Dana tersebut nantinya akan digunakan perseroan untuk beberapa keperluan. Pertama, sekitar 9% akan digunakan untuk mengakuisisi PT Saka Mitra Sejati dengan cara melakukan pembelian 875 saham, atau 70% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Saka Mitra Sejati dari para pemegang sahamnya.

Kedua, sekitar 12% dana PUT II akan digunakan untuk mengakuisisi PT Hotel Properti Internasional dengan membeli 35.640 saham atau 99% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dari pemegang sahamnya.

Ketiga, sekitar 79% akan digunakan perseroan untuk modal kerja perusahaan dan entitas anak di masa depan seperti biaya renovasi, pengembangan usaha, dan biaya operasional. Pemberian modal kerja pada entitas anak akan dilakukan melalui pinjaman dan penyertaan modal dari IKAI.

Winda juga berharap aksi korporasi tersebut mampu menghasilkan sinergi yang berdampak positif terhadap kinerja yaitu lewat penambahan properti, sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu meningkatkan efisiensi biaya pada operasi bisnis dan properti IKAI.

 

Sumber:

https://investasi.kontan.co.id/news/jaring-dana-dari-pasar-modal-ikai-targetkan-laba-naik-99

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.