dividen

*versi singkat

Dividen adalah pembagian hasil dari laba perusahaan kepada pemegang saham. Besarnya dividen diatur oleh direksi perusahaan, dan disahkan oleh para pemegang saham pada rapat umum pemegang saham.

Dividen bisa berbentuk uang maupun saham, dan biasanya dibagikan dalam jangka waktu satu tahun sekali (ada kondisi yang membuat perusahaan bisa membagikan dividen lebih dari satu kali setahun). 

Ilustrasi sederhana:

PT Lindung Alam telah berdiri sejak 15 tahun yang lalu dan stabil menghasilkan laba setiap tahunnya.
Tahun ini, perusahaan menghasilkan laba bersih sebesar 1 milyar rupiah, tidak ada rencana ekspansi dan hanya akan membayar hutang, maka perusahaan memutuskan untuk membagikan 50% laba sebagai dividen kepada pemegang saham. Asumsi jika total jumlah lembar saham PT Lindung Alam adalah 1 juta lembar, maka:

  • Laba bersih perusahaan Rp 1.000.000.000,-
  • 50% laba akan dibagikan menjadi dividen = 50% X Rp 1.000.000.000,- = Rp 500.000.000,-
  • Dividen per lembar saham = Rp 500.000.000,- / 1.000.000 lembar saham = Rp 500,-

Para pemegang saham akan mendapatkan Rp 500,- dividen untuk setiap lembar saham yang mereka miliki.

 

*Versi lengkap
Pengertian dari dividen

dividen adalah, dividen, adalah, pengertian dari dividen adalah, pengertian dividen adalah, pengertian dividen

Pada saat anda memiliki saham sebuah perusahaan, maka anda memiliki 2 kemungkinan untuk mendapat keuntungan dari saham tersebut. Keuntungan pertama bisa anda dapatkan dari capital gain (keuntungan dari selisih harga beli dan jual saham). Keuntungan kedua bisa anda dapatkan dari pembagian dividen.

Dividen adalah pembagian hasil dari sebagian keuntungan perusahaan kepada para pemegang saham. Berapa banyak yang dibagikan perusahaan itu tergantung dari keputusan direksi perusahaan dan disahkan oleh pemegang saham. Biasanya dividen dibagikan dalam kurun waktu setahun sekali, dan ada juga beberapa perusahaan yang membagikan dividen interim.

Dividen interim adalah dividen tunai yang diberikan kepada pemegang saham berdasar laba bersih yang diperoleh pada tahun berjalan. Dividen interim dibagikan diluar dari dividen tahunan, dan biasanya dilakukan karena perusahaan sedang tidak memiliki rencana untuk ekspansi. Dengan adanya dividen interim, pemegang saham bisa mendapat dividen lebih dari satu tahun sekali.

Jenis dividen yang dapat anda terima dari perusahaan yang berada di pasar modal bisa berupa dividen tunai, atau dividen saham.

  • Dividen tunai berarti anda akan mendapat uang tunai dari hasil pembagian laba perusahaan. Dividen tunai akan dikenai pajak sebesar 10% (jika anda warga negara Indonesia serta memiliki NPWP perorangan) , dan akan langsung dipotong pada saat anda menerima dividen tersebut.
  • Dividen saham berarti perusahaan akan menerbitkan sejumlah saham untuk dibagikan kepada para pemegang saham sebagai pembayaran dividen. Biasanya saat dividen baru ini diterbitkan dan dibagikan ke pemegang saham, harga saham perusahaan pada bursa akan turun dan menyesuaikan dengan jumlah saham yang diterbitkan. Proses ini membuat jumlah saham beredar meningkat, namun kapitalisasi perusahaan tetaplah sama.

 

**Perusahaan yang biasanya membagikan dividen adalah perusahaan yang sudah mapan dan mampu menghasilkan laba setiap tahunnya**

**Perusahaan yang sedang berkembang biasanya lebih memilih untuk menahan laba perusahaan agar bisa melakukan ekspansi lebih cepat, baca: growth investing**

**Pada kebanyakan kasus, setelah dividen dibagi ke pemegang saham pada pasar modal, harga saham perusahaan akan turun sesuai dengan dividen yang dibagikan**

 

Dividend payout ratio

Dividend Payout Ratio (DPR) adalah rasio seberapa banyak laba perusahaan yang dibagi menjadi dividen kepada pemegang saham. Contoh sederhana:

  • Laba bersih PT. ABC adalah Rp 1.000.000.000,-.
  • PT. ABC memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 500.000.000,- kepada pemegang saham.
  • DPR = 500.000.000 / 1.000.000.000 * 100% = 50%.

Jadi, Dividend Payout Ratio (DPR) dari PT. ABC adalah 50%.

 

**Semakin mapan perusahaan, semakin besar kemungkinan perusahaan tersebut untuk memberi dividen dengan DPR yang besar**

 

Dividend per share

Dividend Per Share (DPS) adalah dividen per lembar saham. Angka ini didapat dari pembagian dividen perusahaan dengan jumlah total lembar saham.
Contoh sederhana:

  • PT. ABC memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 500.000.000,- kepada pemegang saham.
  • Jumlah total lembar saham dari PT. ABC adalah 1 juta lembar.
  • DPS = 500.000.000 / 1.000.000  = Rp 500,-.

Jadi, Dividend Per Share (DPS) / dividen per lembar yang diterima oleh pemegang saham adalah Rp 500,-

 

**Jangan pusing antara dividen per lembar dan dividen. Untuk mengetahui jumlah dividen yang akan diterima, anda hanya perlu melakukan perkalian antara jumlah saham yang anda miliki dengan dividen per lembar saham**

 

dividend yield

Dividend yield adalah perbandingan seberapa besar dividen yang dibagi perusahaan terhadap harga saham yang sedang beredar.
Contoh sederhana:

  • DPS dari PT. ABC adalah Rp 500,-.
  • Harga saham PT. ABC adalah Rp 10.000,-.
  • Dividend yield = 500 / 10.000 * 100% = 5%.

Jadi, Dividend yield dari PT. ABC adalah 5%.

 

**Dividend payout ratio yang besar belum tentu menghasilkan dividend yield yang besar**

**Salah satu hal yang dicari oleh investor pecinta dividen adalah rasio dividend yield yang besar**