short selling

*versi singkat

Short selling adalah aksi menjual saham tanpa memiliki saham perusahaan tersebut terlebih dahulu. Saham yang dijual akan dipinjamkan dulu oleh broker / sekuritas, lalu anda harus mengganti saham tersebut dengan membeli kembali (short covering) saham perusahaan yang telah anda jual.

Anda dapat memperoleh keuntungan dari selisih penjualan dan pembelian kembali dari aksi short sell.

Contoh:

  • Kurnia melakukan aksi short selling saham BMRI 1000 lembar pada harga Rp 10.000,-.
  • Saham BMRI mengalami koreksi 20% menjadi Rp 8000,-.
  • Kurnia melakukan aksi buyback / short covering saham BMRI 1000 lembar pada haga Rp 8000,-.

Keuntungan yang Kurnia dapatkan adalah (10.000 – 8000) X 1000 lembar = Rp 2.000.000,-.

 

*versi lengkap
Pengertian dari short selling

short selling adalah, short selling saham indonesia, short selling saham, short selling, short, selling, saham indonesia

Disaat anda membeli saham sebuah perusahaan di pasar modal dan menyimpannya untuk dijual di kemudian hari, anda melakukan aksi yang disebut dengan open long.

Lalu bagaimana kalau anda memiliki prediksi bahwa harga sebuah saham akan jatuh dalam waktu dekat? Anda bisa menggunakan akun margin anda dan menjual saham tersebut terlebih dahulu, kemudian membelinya kembali disaat harga sudah turun. Aksi ini disebut dengan open short.

Short selling adalah sebuah aktivitas yang memungkinkan anda untuk menjual sebuah saham perusahaan tanpa harus memilikinya terlebih dahulu. Broker / sekuritas akan menggunakan saham milik mereka, atau mereka akan meminjam saham dari investor lain agar anda dapat menjual saham tersebut terlebih dahulu. Aksi short selling saham termasuk dalam transaksi saham margin, yang berarti anda harus memiliki akun margin terlebih dahulu untuk melakukannya.

Aktivitas short selling sendiri sebenarnya sedang dilarang penggunaan nya di Indonesia. Namun ada beberapa broker di luar negeri yang memiliki sekuritas afiliasi di Indonesia, masih melakukan aksi ini.

 

**Aktivitas short selling dilarang di bursa Indonesia serta diawasi dengan ketat oleh BEI dan OJK, tetapi aktivitas short selling adalah hal yang lumrah di bursa luar negeri**

 

Karakteristik dan resiko short selling

Melakukan short selling pada saham yang sedang bearish memang menggiurkan, menjual saham yang belum dimiliki terlebih dahulu di harga tinggi, lalu dibeli kembali kemudian di harga yang lebih murah. Tetapi aktivitas ini memiliki resiko tersendiri yang harus dipahami terlebih dahulu.

Karakteristik dan resiko yang harus anda perhatikan dari aksi short selling adalah sebagai berikut:

  • Potensi keuntungan terbatas (mendekati 100% bila perusahaan tersebut bangkrut), tetapi jika anda melakukan short selling dan saham tersebut naik terus – menerus, potensi kerugian anda adalah tidak terbatas.
  • Broker / sekuritas bisa melakukan aksi call away apabila mereka ingin menjual saham yang sedang anda pinjam. Aksi ini jarang terjadi, tetapi jika anda terkena call away, maka anda dipaksa langsung membeli dan mengembalikan saham tersebut.
  • Aksi short selling termasuk dalam transaksi margin yang berarti ada bunga yang harus dibayar selama anda meminjam saham. Semakin lama anda menahan posisi short, semakin banyak bunga yang harus anda bayar.
  • Anda bisa terkena force sell jika nilai akun margin turun dibawah batas aman. Anda akan dipaksa untuk menjual saham yang anda miliki, atau membeli kembali saham yang sedang anda short sell.
  • Jika perusahaan yang sedang di short memberikan dividen, maka anda harus membayar dividen tersebut ke broker yang meminjamkan sahamnya kepada anda.
  • Jika perusahaan yang sedang di short melakukan aksi stock split atau reverse stock split maka anda harus mengembalikan saham yang anda pinjam sesuai dengan rasio aksi tersebut. Misalnya perusahaan melakukan stock split dengan rasio 1:2, maka anda harus mengembalikan saham yang anda pinjam 2x lipat lebih banyak.

 

**Jangka waktu maksimal peminjaman saham untuk short sell berbeda – beda di setiap sekuritas dan negara**

**Pelajari stock split dan reverse stock split jika anda belum mengerti**