warrant

*versi singkat

Warrant adalah hak yang diberikan ke pemegang saham dan dapat ditebus menjadi saham perusahaan dengan harga yang telah ditentukan dalam jangka waktu tertentu. 

Warrant dapat ditransaksikan pada bursa saham dan ditandai dengan “-W” di belakang kode perusahaan yang menerbitkannya.

Contoh dari penerbitan warrant adalah BKSL-W, ini berarti warrant yang diterbitkan oleh perusahaan BKSL dan dapat anda transaksikan langsung pada bursa layaknya sebuah saham.

 

*versi lengkap
Pengertian dari warrant

warrant adalah, warrant, adalah, pengertian dari warrant adalah, pengertian warrant, pengertian dari warrant

Merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33 /POJK.04/2015 (Pasal 1 ayat 5) pengertian dari warrant adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan terbuka yang memberi hak kepada pemegang efek untuk memesan saham dari perusahaan terbuka tersebut pada harga tertentu setelah 6 (enam) bulan atau lebih sejak efek dimaksud diterbitkan.

Biasanya warrant akan diterbitkan dan diberikan pada saat perusahaan melakukan aksi penambahan modal seperti IPO (Initial Public Offering) atau rights issue. Jumlah penerbitan dan pembagian warrant pun sudah ditentukan perusahaan.

Pergerakan warrant biasanya jauh lebih volatil dibandingkan dengan induk sahamnya. Ini dikarenakan jumlah warrant yang beredar memang lebih sedikit daripada jumlah induk saham, dan warrant tidak memiliki batas auto reject.

Tujuan diterbitkannya warrant adalah sebagai insentif perusahaan agar investor lebih tertarik untuk menebus rights issue atau membeli saham perusahaan saat IPO.

 

**Cek terlebih dahulu masa perdagangan warrrant sebelum anda memutuskan untuk membeli**

 

Harga wajar warrant

Cara menghitung harga wajar warrant adalah dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
[Harga induk – Harga eksekusi warrant] = Harga warrant
Contoh:

  • Saham induk perusahaan ABCD ada pada harga Rp 100,-
  • PT. ABCD memutuskan untuk menerbitkan warrant dengan harga exercise (harga eksekusi) sebesar Rp 50,-

Dari informasi diatas, kita bisa menghitung harga warrant yang akan beredar di pasar saham yaitu [100 – 50] = Rp 50,-
Harga warrant pun akan berfluktuasi mengikuti pergerakan harga induk sahamnya.
Contoh:

  • Saham induk perusahaan ABCD mengalami kenaikan 20 poin dari harga Rp 100,- menjadi Rp 120,-
  • Warrant ABCD pun akan mengalami kenaikan sekitar 20 poin dari harga Rp 50,-menjadi Rp 70,-

Persentase kenaikan warrant akan memberikan profit yang lebih besar daripada saham induknya, tetapi ingat bahwa volatilitas pergerakan warrant akan lebih volatil daripada saham induk.

Persentase penurunan warrant juga akan lebih besar daripada saham induk, maka dari itu pastikan anda telah melakukan perhitungan risk : reward sebelum membeli.

 

**Agar lebih aman, anda dapat membeli warrant yang sisa masa perdagangannya masih diatas 1 tahun**

 

Karakteristik warrant

Beberapa karakteristik dari warrant adalah:

  • Memiliki masa berlaku & masa waktu perdagangan 6 bulan keatas.
  • Memiliki harga exercise (harga eksekusisebagai harga yang harus dibayar apabila anda ingin mengubah warrant menjadi saham.
  • Pemegang tidak wajib menebus warrant menjadi saham, tetapi warrant tersebut akan hangus bila masa berlaku telah berakhir.

 

**Harga warrant akan cenderung lebih lemah bila masa perdagangannya akan segera berakhir**