Kenaikan harga ayam mengangkat kinerja dan prospek Japfa Comfeed

Kebutuhan daging ayam jelang lebaran: Proses pemotongan ayam di PT. Ciomas Adisatwa (JAPFA Group), Sadang, Jawa Barat, Jumat (26/7). Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia (GAPPI) menyebutkan sejak Juni-Agustus stok ayam mencapai 427.000 ton, Sehingga stok cukup dan surplus bahkan untuk memenuhi kebutuhan Puasa dan Lebaran. KONTAN/Baihaki/26/7/2013

 

JAKARTA — Momentum hari raya Lebaran mampu membuat kinerja keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) kembali positif hingga semester pertama tahun ini. Kenaikan harga ayam broiler dan day old chicken (DOC) juga membuat laba bersih tumbuh signifikan.

Berdasarkan laporan keuangan hingga semester I 2018, pendapatan JPFA tercatat sebesar Rp 16 triliun atau naik 18% dari periode sama tahun lalu. Sementara, laba bersih tumbuh lebih tinggi yakni 146% menjadi Rp 1,1 triliun. Segmen bisnis peternakan dan produk konsumen menyumbang porsi 42% pada total pendapatan.

Mimi Halimin, analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan, pada semester I 2018, mayoritas emiten poultry mencatatkan peningkatan margin. Untuk JPFA, laba bersih melesat karena mereka membeli bahan baku jagung lokal ketika masa panen di Maret hingga April, sehingga bahan baku bisa lebih murah dan keuntungan bisa makin besar.

“Segmen produk peternakan dan konsumen margin bisa tumbuh 10% yoy karena didorong permintaan ketika Lebaran yang juga jadi menaikkan average selling product (ASP),” tulis Mimi dalam riset 8 Agustus 2018. Sementara, margin pada segmen DOC juga meningkat 18,5% karena berkurangnya pasokan ayam di pasar.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Fahressi Fahalmesta mengatakan, pendapatan JPFA bisa tetap tumbuh di kuartal II tahun ini karena harga ayam broiler dan DOC meningkat dua digit. Kenaikan harga ayam mulai terasa di tahun ini, setelah pemerintah terus melakukan afkir dini untuk mengurangi suplai ayam sejak dua tahun lalu. Akibatnya kondisi harga ayam saat ini berbanding terbalik dari kondisi harga ayam di dua tahun lalu yang selalu tertekan akibat oversupply.

Kenaikan harga ayam jadi berdampak pada naiknya harga penjualan rata-rata atau average selling product (ASP) JPFA. Sejak awal tahun analis Bahana Sekuritas Gregorius Gary mencatat dalam riset 16 Agustus 2018, ASP untuk ayam DOC dan broiler di wilayah Jawa naik 21%.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.