Pasar Panik, Harga Emas Antam Naik

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas logam mulia yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), yang dijual untuk ritel, naik seiring dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah.

Berdasarkan harga emas di gerai Jakarta Antam di situs www.logammulia.com siang ini (31/8/18), kenaikan terjadi pada emas batangan ukuran di bawah 10 gram, yaitu untuk kepingan 1 gram dan 5 gram dari harga kemarin. 

Harga keduanya naik masing-masing 0,3% menjadi Rp 652.000 per dolar AS dan Rp 3,08 juta per batang. Kenaikan harga terjadi ketika nilai tukar rupiah melemah di hadapan greenback, nama lain dolar AS. 

Penguatan emas ukuran kecil itu mengindikasikan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel terjangkau ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. 

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik masih diwarnai sentimen negatif karena adanya tekanan jual investor global untuk pasar saham, mata uang, dan obligasi pemerintah. 

Pelaku ekspor impor juga sudah menunjukkan kepanikan karena sudah mulai memborong dolar AS di atas jumlah yang mereka perlukan dalam keseharian usahanya. 

Harga obligasi masih terkoreksi sore ini ke posisi terendah sejak 2016, yang membuat tingkat imbal hasil (yield) tenor acuan 20 tahun melambung 7 basis poin (bps) menjadi 8,52% dari posisi kemarin. 

Posisi rupiah di Rp 14.750/dolar AS juga masih berada di level tertinggi sepanjang masa sejak krisis keuangan 1998, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 60 poin (1%) menjadi 5.958. 

 

Sumber:

https://www.cnbcindonesia.com/investment/20180831154047-21-31224/pasar-panik-harga-emas-antam-naik

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.