Saham sektor energi mulai menarik dikoleksi

An oil tanker unloads crude oil at a crude oil terminal in Zhoushan, Zhejiang province, China July 4, 2018. Picture taken July 4, 2018. REUTERS/Stringer ATTENTION EDITORS – THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT. TPX IMAGES OF THE DAY

 

JAKARTA — Kenaikan harga minyak mentah dunia ikut mempercantik prospek saham emiten energi Tanah Air. Belakangan ini, harga minyak jenis Brent bertahan di atas US$ 80 per barel, bahkan beberapa analis meramal capai US$ 100 jika penguatan terus berlanjut. 

Aditya Perdana Putra, analis Semesta Indovest mengatakan, kenaikan harga minyak akan menguntungkan emiten yang memiliki bisnis hulu dan hilir. Salah satunya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Korporasi yang menyediakan jasa-jasa terkait energi minyak bumi itu juga diuntungkan. Mereka antara lain PT Elnusa Tbk (ELSA) dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).

“Kemudian perusahaan shipping yang kapalnya digunakan untuk menggangkut minyak juga akan diuntungkan, seperti PT Soechi Lines Tbk (SOCI), PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD),” kata Aditya, Selasa (25/9).

Kinerja masing-masing emiten di atas juga membaik dibanding dua-tiga tahun terakhir. “Perbaikan terlihat sejak tahun lalu. Seperti MEDC dan ELSA sudah menunjukkan perbaikan yang cukup positif terutama dalam dua tahun terakhir ini,” kata Aditya.

Dia mematok target harga MEDC pada Rp 920 per saham.

“Trading buy saham ELSA menarik untuk ditunggu hingga ke moving avarege 200 dan trading di target harga Rp 400,” katanya. 

Aditya mematok target harga RAJA di Rp 570, SOCI Rp 150, BULL di target harga Rp 160; dan LEAD jika break Rp 90 maka berpotensi ke level harga Rp 105.

 

Sumber:

https://investasi.kontan.co.id/news/emiten-sektor-energi-mulai-menarik-dikoleksi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.