Sarana Meditama optimis catatkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 20% tahun ini

Loby Rumah Sakit (RS) Omni Cikarang dipenuhi pengunjung sesaat sebelum peresmian rumah sakit tersebut di Cikarang, Bekasi, Kamis (28/4). RS premium Omni Cikarang ini siap beroperasi penuh dengan kapasitas 250 tempat tidur yang terbagi atas kelas 3,2,1, VIP, VVIP, HCU, ICU dan Instalasi Gawat Darurat 24 jam. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/28/04/2016

 

Jakarta — PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) optimis bisa mencapai pertumbuhan pendapatan tahun ini di atas 20% seiring dengan mulai beroperasinya rumah sakit barunya di Bekasi.

SAME melalui anak usahanya PT Kurnia Sejahtera Utama mulai mengoperasikan rumah sakit Omni Hospitals Pekayon setelah menggelar soft launching pada 10 September 2018.

Rumah sakit ini dibangun dengan luas bangunan 20.000 meter persegi (m²) yang terdiri dari delapan lantai dengan kapasitas 184 tempat tidur untuk kelas perawatan mulai kelas tiga sampai VVIP.

Hassan Themas, Direktur SAME mengatakan, kehadiran rumah sakit keempat yang akan dioperasikan jaringan Omni Hospitals tersebut akan semakin mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan ke depan. 

Hanya saja, tahun ini kontribusinya diperkirakan belum akan terlalu besar. “Kontribusi rumah sakit baru ini ke pendapatan tahun 2018 belum akan besar karena beroperasinya sudah di September. Tetapi kami optimis masih akan mencatatkan pertumbuhan revenue di atas 20%,” kata Hassan, Senin (10/9).

Rumah sakit baru jaringan Omni tersebut masih masuk dalam golongan tipe B. Namun, SAME menargetkan standar Omni Hospitals Pekayon bisa segera menyamai tiga rumah sakit perusahaan yang sudah terlebih dahulu beroperasi yakni di Pulomas, Alam Sutera, dan Cikarang. Menurut Hassan, ketiganya sudah mendapatkan sertifikasi setara rumah sakit bintang lima.

Saat ini, okupansi rata-rata rumah sakit Omni Hospitals Cikarang mencapai 60%, Omni Hospitals Alam Sutera 65%-70%, dan Omni Hospitals Pulomas sekitar 70%. Perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan menambah peralatan medis di jaringan rumah sakit mereka agar okupansinya terus meningkat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.