Setelah bangun PLTU, Bukit Asam (PTBA) mulai melirik proyek PLTS

Suasana penambangan batubara menggunakan bucket wheel escavator di lokasi penambangan batubara PT. Bukit Asam (PTBA) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan (20/5). PTBA menargetkan pembangunan dermaga di Tarahan rampung pada 2012. Dermaga yang memilki pengisian batubara sebanyak 150.000 ton per hari itu membutuhkan investasi sebesar Rp 1,2 triliun. KONTAN/Hendra Suhara

 

Jakarta — Sembari fokus dalam pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Banko Tengah Sumsel 8 di Muara Enim, Sumatra Selatan, PT Bukit Asam Tbk juga tengah merambah ke bidang energi baru terbarukan dengan membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin mengungkapkan pada semester II-2018 perusahaan masih fokus dalam pembangunan proyek PLTU serta masih mengkaji pembangunan proyek PLTS dan saat ini tender untuk PLTS masih dievaluasi PLN. “PLTS masih terus kita kembangkan, masih dalam proses penjajakan. Akhir tahun ini mudah-mudahan bisa berjalan,” katanya kepada Kontan.co.id, Jumat (7/9).

Catatan saja, total investasi untuk PLTS ini sebesar US$ 197 juta. Tapi Arviyan bilang, saat ini masih dikaji lebih lanjut dan dana yang diperlukan tergantung dengan kapasitasnya. Ia menambahkan untuk proyek PLTS ini perusahaan juga bekerjasama dengan PT Angkasa Pura (AP) II.

Pada 2018, PTBA juga menargetkan mampu memproduksi 25,88 juta ton batubara naik 6,72% dari realisasi produksi tahun sebelumnya sebesar 24,25 juta ton. “Sampai Agustus sekitar 17 juta ton, kami optimistis bisa mencapai target,” ungkapnya.

Sekitar 60% penjualan PTBA ke luar negeri, sehingga Arviyan menilai menguatnya dollar Amerika Serikat menjadi peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan pasar ekspor.

 

Sumber:

https://investasi.kontan.co.id/news/setelah-bangun-pltu-bukit-asam-ptba-mulai-melirik-proyek-plts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.