Tunda proyek apartemen, Cahayasakti Investindo (CSIS) pilih bangun rumah tapak

Maket bangunan multiguna atau mixed use yang terdiri dari mal, hotel, SOHO dan apartemen Olympic City milik PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk dipajang saat peluncurannya di Jakarta, Selasa (23/5). Proyek Olympic City akan menempati lahan seluas 30 hektare di Bogor. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

 

JAKARTA — PT Cahayasakti Investindo Tbk (CSIS) melalui entitas usahanya PT Olympic Bangun Persada memutar strategi pengembangan proyek properti.

Sebelumnya, perusahaan ini akan membangun proyek Olympic City seluas 25 hektare (ha) yang berlokasi di kawasan kota Bogor. Proyek ini sejatinya dibagi menjadi 3 tahap.Pada fase awal atau tahap pertama, perseroan akan membangun mall, hotel bintang 5, apartemen, dan rumah sakit.

Lalu pada 2019 mendatang, akan dibangun secara bertahap SOHO, sekolah, perkantoran modern seperti kawasan CBD. Perseroan akan ditempatkan sebagai main contractor dalam perencanaan pengembangan proyek tersebut.

Namun, perencanaan fase pertama tersebut akan dialihkan dengan pembangunan rumah tapak atau landed house. Pasalnya, perusahaan melihat kondisi pasar saat ini kurang baik untuk penjualan apartemen di daerah Bogor dan sekitarnya.

Berdasarkan keterbukaan Informasi Jumat (14/9), pengalihan proyek apartemen menjadi rumah tapak ini lantaran pasar residensial masih menarik. Hal itu terlihat dari respon masyarakat pada saat launching proyek Pine Garden 1 yang saat ini hampir 100% terjual. Rencananya, proyek Pine Garden 2 diperkirakan launching pada tanggal 29 September mendatang.

Manajemen berharap, jika pasar sudah bergairah usai Pilpres 2019, CSIS berencana melakukan pembangunan dua tower Apartemen Pine Spring sebagai pengembangan di kawasan Olympic City. Adapun proyek yang telah selesai dibangun oleh perseroan, yakni proyek dibidang kontruksi Smart Warehouse dan infrastruktur kawasan industri Sentul.

Sebagai Informasi, PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) pada tanggal 10 Mei 2017 dengan menerbitkan sebanyak 207 juta saham baru atau sebesar 15,84% dengan harga perdana Rp 300 per lembar saham.

 

Sumber:

https://investasi.kontan.co.id/news/tunda-proyek-apartemen-cahayasakti-investindo-csis-pilih-bangun-rumah-tapak

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.